Saturday, August 8, 2009

Bila CINTA Di ' MONYET ' kn oleh kita

Bismillahirrahmanirrahim.....

Segala puji bg Allah Tuhan Seluruh Alam.

CINTA? Apakah yang terlintas dalam fikiran kita bila ditanyakan tentang CINTA?
Kenapa semua orang suka bercakap soal CINTA? Kenapa ada yang senyum sorang2 bila ditanya soal CINTA? Kenapa CINTA menjadi isu 'evergreen' dr dlu hingga sekarang? Ada apa dengan CINTA?

Sejujur-jujurnya, saya sendiri pun sangat suka bercakap soal CINTA, ingin berCINTA dan pernah berCINTA.
Adakah salah untuk mempunyai rasa CINTA?
Adakah salah jika menCINTAI sesuatu?
Begitu kejamkah ISLAM hingga kita tidak boleh berCINTA?
Jom, kawan2 kita cari jawapannya sama2=)

Sebelum itu, apa itu CINTA bagi kita? Saya nak kita semua jawab dengan jujur dari hati ye, tak nak jawapan yang skema2.
CINTA is a very subjective feeling. It depends on HOW we DEFINE 'CINTA' .
Ada orang kata, CINTA=cinta seorang lelaki kepada seorang perempuan & vice versa
Ada juga orang kata , CINTA=cinta pada kepuasaan, kejayaan, kekayaan (fly, high-paid career,wealth)
Ada juga sebilangan kecil yang kata, CINTA=cinta kepada Allah Sang Pencipta CINTA
(walaupun dianggap pelik bagi sesetengah pihak).


Apapun definisi CINTA bg kita, yang penting, CINTA itu FITRAH manusia. CINTA itu bisa membius pencintanya. CINTA itu menyebabkan pencintanya resah bila tidak bertemu dan suka bila disuruh. CINTA itu membuatkan kita BAHAGIA walaupun di mata orang kita sengsara. Begitu hebat CINTA ni ye=)

Ok. Enough of ayt bunga2.
Jadi, sekarang saya nk ajak diri saya sendiri dan kawan2 semua fikir luas sikit pasal CINTA ni.
Takdela bila disebut CINTA aje, kita terbayangkan " if i were in love with that guy, if i were married to that guy, or beshnyer memori couple kita ".

Kawan2, pernah tak kita terpikir kenapa Allah beri kita perasaan CINTA?
Jawapannya kerana CINTA itu HEBAT.
Kenapa HEBAT?
Sebab, secara FITRAHnya, bila kita CINTAkan sesuatu, kita sanggup berkorban dan melakukan apa sahaja demi CINTA kita.
Sebab, CINTA bisa membuatkan kita bersabar dan bahagia biarpun pelbagai dugaan perlu ditempuh.

Since, CINTA ini sangat HEBAT, soalnya, kepada siapa CINTA ini harus kita CURAHkn?
1. KEKASIH, yang belum tentu menjadi suami atau isteri kita or SUAMI/ISTERI, yg halal dicintai dan dirindui
2. STUDY, yang menyebabkan kita tidak berfikir mengenaI hal lain, yang difikirkan hanyalah nak fly, nk fly n nk fly=)
3. KAWAN2, yang belum tentu bersama kita senang dan susah
4. IBUBAPA, yang menyayangi kita dari kita sebesar botol hinggalah sebesar sekarang
5. RASULULLAH, yang bila sedang menghadapi sakaratul maut, masih mnyebut 'ummati, ummati, ummati=umatku, umatku, umatku'
6. ALLAH, yang jika nak dihitung nikmatnya, pasti tidak akan terhitung oleh kita

Kawan2, anda jawab sendiri!!!

Kawan2, saya nak anda semua tahu, saya menulis ni, bukan untuk memaksa kawan-kawan ubah definisi CINTA anda.
Saya sendiri pown sedang cuba digest perkara ini. Jadi apa salahnya kita digest sama2 kn?TQ=)

Anda perasan tak sekarang manusia sudah tidak menghargai perasaan CINTA yang Allah beri?
Anda setuju tak kalau saya cakap manusia kini sudah me'MONYET'kn CINTA mereka?
Mereka senang-senang je bagi CINTA dekat org yang tak sepatutnya.
Mereka berCINTA sakan sampai lupe siapa DIRI, lupe PARENTS, lupe STUDY, dan lebih teruk lupe ALLAH.
Kawan2, ini bukan tujuan Allah beri kita rasa CINTA.

Haah!!
Jadi tak boleh berCINTA?
Kene campak jauh2 rasa CINTA ni?
Mana bolehh!!!!

Tidak sama sekali. Allah tak sekejam itu.
Bila CINTA kepada berlainan jantina itu datang, anda perlu hargainya kerana itu membuktikan anda normal.
Simpan perasaan itu dalam hati dan jangan pernah luahkan kepada si dia.
Kerana, ini belum masanya untuk anda lestarikan CINTA itu.
Kenapa plak?
Kerana anda belum ada kapasiti.
Maksud kapasiti di sini ialah apa yang anda boleh buat sekarang jika CINTA anda itu dilestarikan sekarang.
Anda masih study, dia masih study, dua2 pown sponsors n makbapak yang tanggung.Betul x?
Jadi, jika anda berCINTA sakan sekarang, anda pastikah yang anda akan kahwin dengan dia?
Fikir2kanlah=)

Ok. But coupling is now a trend. I don't want to be left out.
For me, it's ok to be left out, coz coupling is not worth it.

Ok. But he/she inspires me to excel in my study?
It's simple. Sudah tidak adakah sumber inspirasi lain di dunia ini.
Allah, parents.Anyone??

Ok. But i really want to marry him/her.
If so, good. But don't ruin him/her by coupling but nikahilah dia when u r ready.

Before i end, i leave you guys with something to ponder=)

" JANGAN PERNAH BERCINTA DENGAN LELAKI/PEREMPUAN YANG BUKAN HAKMU SELAGI CINTA ALLAH, RASUL, IBUBAPA, GURU2, KAWAN2 BELUM ANDA HARGAI "

" YAKINLAH, BAHAGIA ITU HANYA ADA PADA PERKARA YANG DIHALALKAN OLEH ALLAH. SO, COUPLE BOLEH BAHAGIA?"

" CINTAILAH ALLAH, NISCAYA KAMU TAKKAN PERNAH KECEWA DAN BAHAGIALAH HIDUPMU "

Wallahu'alam~

Tuesday, August 4, 2009

Where's the HEROIN in ME??

Bismillahirrahmanirrahim.....

Long time never write here. Taking my own sweet time to digest new things that I get.
Until one day, my sahabat asked me to express anything that i feel here.
She said, do not wait until you understand it as a whole.
Just express it here, maybe others can help you to digest it better=)

Now, I feel so uncertain. I don't know why, but i know there's something wrong over 'here'.
Sometimes, i feel like starting a new life but sometimes, 'it' hold me back.
I still remember what my sisters and sahabats keep telling me over n over again.
In life, there are only 3 days:

# YESTERDAY : u can do nothing to change it
# TODAY : most important ( use it to the max )
# TOMORROW : let it to Allah coz we don't know we'll be there or not but doesn't mean that u can't plan 4 it.

To be honest, now i feel like i am somebody else. Not the brave and strong LIZA anymore.
So many things happened these last two years which lower down my self-confidence.
I got dreams. Sometimes, they seem so far away from me.
I feel like running away from people and most of the time from problems.
I know all these TESTS should make me stronger coz Allah Himself is testing me.
I remember what K. Shira told me:

" In life, there are so many turning points. This is one of your turning points."
" Liza wake up, step up and move on "

I miss the old LIZA who used to be confidence in herself.
I miss the old LIZA who used to be the best among the best.
I miss the old LIZA who knew what she's doing.
I miss the old LIZA who had passion towards her study.

But,
I know the old liza did not know the purpose of her creation.
I know the old liza was so innocent about TRUE LOVE.
I know the old liza talk more than work.

Ya Allah, give me faith in You.
Ya Allah, make me stay in ISLAM.
Ya Allah, teach me to become a true MUSLIM.
Ya Allah, give me sahabats who will b with me in this path.

Good to listen=)

Theres a hero
If you look inside your heart
You dont have to be afraid
Of what you are
Theres an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
Its a long road
When you face the world alone
No one reaches out a hand
For you to hold
You can find LOVE
If you search within yourself
And the emptiness you felt
Will disappear
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
and you'll finally see the truth
That a hero lies in you
Lord knows
Dreams are hard to follow
But dont let anyone tear them away
Hold on
There will be tomorrow
In time
You'll find the way
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
and you'll finally see the truth
That a hero lies in you
That a hero lies in you
That a hero lies in
You=)
Waallahu'alam~

Tuesday, June 9, 2009

Mengapa aku masih mencintai dia???

Bismillahirrahmanirrahim.......

Al-kisah.....
Ada seorang perempuan yang baru sahaja mahu mengenal TuhanNya yang selama ini dia sering lupakan. Perempuan ini baru sahaja menyedari tujuan hidupnya yang sebenar, sudah faham dan masih berusaha untuk faham dgn betul2 tujuan hidupnya.

Dalam dia gigih berusaha untuk mencari CINTA Tuhannya, cinta lamanya masih mekar bersemi. Bersemi untuk seorang lelaki yang tidak mungkin faham apa yang dia faham sekarang. Lebih malang lagi, lelaki itu bukan seorang muslim yang taat kpd Allah dan dapat membimbing dirinya untuk terus dalam jalan tarbiyah ini.( lelaki itu tidak tahu solat, pernah berzina, telah berapa kali bercouple dan merokok secara aktif).
Pendek kata, tidak ada ciri2 lelaki budiman idaman seorang muslimah pada dirinya. Cuma, lelaki itu pernah memberitahunya bahawa dia ingin berubah. Tapi, selepas dia berkahwin dengan perempuan itu nanti. Dan ini jugalah sebab utama perempuan ini berkenalan dengan lelaki itu pada mulanya. Untuk membimbing dia ke jalan Allah. Tapi lain pula jadinya, cinta nafsu lebih kuat dari niat murni mereka.

Kini, dalam keadaan dirinya baru melangkah dalam dunia tarbiyah, persoalan2 ini meracun hatinya, meragut lenanya pada malam hari.
Perempuan ini selalu bertanya pada dirinya sendiri,
" Mengapa walau dia seteruk itu, aku masih mencintainya? Masih cinta walaupun sudah berada dalam tarbiyah. Adakah sebab dia cinta pertamaku?"

Lalu dia pun terfikir apakah yang boleh dia harapkan daripada cintanya ini.
" Mungkinkah satu hari nanti dia akan mendapat hidayah dari Allah, lalu aku dapat bahagia bersamanya? "
" Dapatkah aku yang masih bertatih ini membantunya kembali ke jalan Allah?Atau mungkin aku yang akan tergelincir sama? Ya Allah, aku buntu."
" Haruskah aku tinggalkan dia, sedang aku tahu dia sedang berlumuran dosa?Patutkah aku pergi jauh darinya untuk mnyelamatkan diriku dan memantapkan imanku dahulu? Ya Allah aku tak tahu."

Lelaki itu benar-benar serius mencintainya dan ingin berkahwin dengannya. Perempuan itu juga.
" Tetapi cukupkah cinta sahaja sebagai sandaran perkahwinan mereka? "
" Bolehkah perempuan itu terus kekal dalam tarbiyah selepas kahwin nanti, atau suaminya akan menjadi penghalang kepada niatnya? "
" Realistikkah seorang isteri untuk membimbing suaminya? Adakah suaminya benar-benar mahu berubah selepas berkahwin? "

Tambahan pula, keluarga perempuan itu tidak merestui perhubungan mereka.
Kerana lelaki itu hanya bekerja sebagai 'aircond' man dan pelajarannya hanya tahap sijil. Perempuan itu pula bakal mengambil ijazah di luar negara. Pelik bukan. Bagaimana mereka boleh jatuh cinta. Perempuan itu juga berasa pelik. Tapi jujur, dia tidak tahu kenapa dan bagaimana ini terjadi pada dirinya.

Mereka pernah bercouple dan baru sahaja putus kerana terpaksa. Kini, mereka hanya kawan dan masih berhubungan melalui sms dan phone call. Tapi hanya sebagi kawan. Tapi mereka masih saling mencintai. Dalam masa berkawan dgn lelaki itu selepas break, perempuan itu merasa dia tidak dapat menganggap lelaki itu sebagai kawan. Sayang dan cemburu masih beraja di hati.

" Apa yang patut aku buat sekarang? Tinggalkan dia buat selama-lamanya? Bagaimana harus aku terangkan padanya? Aku telah banyak kali suruh dia jangan contact aku, tapi aku yang contact dia semula. Kini aku malu untuk cakap padanya yang aku mahu stop semua ini secara total. Ya Allah, bantulah aku membuat keputusan dan tindakan~ "

p/s : Kepada anda semua, harap dapat drop comment mengenai kisah ini. Semoga kita sama2 dapat berkongsi cara penyelesaiannya. Thanks=)

Monday, May 25, 2009

Aku TIDAK MALU bermula DARI BAWAH

Bismillahirrahmanirrahim......

Kehidupan di Taylors College dan Casa Subang telah banyak mengajar aku erti hidup.
Sekarang aku sedar siapa aku, tiada apa yang perlu dibangga-banggakan. Banyak lagi kawan-kawanku di sini yang hebat-hebat dan menjadi sumber inspirasiku.
Bak kata cerdik pandai, " di atas satu langit, ada langit yang lain ".
Aku sedar aku perlu berubah dan belajar.
Aku perlu belajar merangkang dahulu, bertatih dan berjalan, kemudian baru berlari.
Mana mungkin aku hendak terus bisa berlari. Kerana sudah sunnatullah begitu. Semuanya berperingkat-peringkat=)

Banyak yang perlu diperbaiki, dipelajari, difahami dan diamati.
Aku TIDAK MALU untuk BERMULA DARI BAWAH.
Apa yang nak dimalukan, setiap yang hebat bermula dari bawah juga.
Ya Allah, bagiku kekuatan untuk memerangi diriku sendiri.
Terlalu banyak yang perlu disucikan dari jiwa ini.
Cabaran yang terbesarku kini ialah HAWA NAFSUku sendiri.
Ia masih belum MAHU TUNDUK pada SYARIATMU.

Terbaca satu artikel yang sesuai dengan diri waktu ini.
Diselitkan ayat Allah yang berbunyi begini.

" Dan orang-orang yang berjihad untuk ( mencari keredhaan Kami ) benar-benar Kami akan menunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. " (29 : 69)

Aku ingin menjadi orang yang berjihad itu.
Berjihad dengan sebenar-benar jihad.
Sesungguhnya melawan hawa nafsu itu juga jihad.

Untuk melawan hawa nafsu kita perlu kenal ia terlebih dahulu.
Ada tiga tahap.
Nafsu ammarah (selalu menyuruh kpd kejahatan)
Nafsu lawwamah (terumbang-ambing antara kebaikan dan kejahatan)
Nafsu mutmainnah (hati yang tenang dan damai mengabdikan diri kepada Allah)

Aku berada di tahap yang kedua.
Ingin sekali aku berada di tahap yang ketiga.
Ya Allah bantu aku kesana.
Beri aku kekuatan dan kesabaran.
Kerana jalan ini bukan untuk orang-orang yang manja seperti aku.
Perlu pengorbanan untuk kesana.

Ku ulang pada diriku sendiri.
Liza, JANGAN KAU MALU UNTUK BERMULA DARI BAWAH.

Wallahu'alam~

Wednesday, May 6, 2009

Mencari~

Bismillahirrahmanirrahim......

Hidup bagaimanakah yang engkau rasa bahagia
Penuh makna ada cita
Diri yang sudah tidak lagi punya pertimbangan
Menerima apa sahaja
Dalam pencarian menentukan arah tujuan
Berbekalkan hanya perasaan
Hanya mengikut arus perjalanan rakan-rakan
Juga gaya teman-teman
Wahai sekalian rakan
Dengarlah, ini pesanan
Kami adalah teman
Yang inginkan kebaikan
Pencarianmu itu
Tak ada kesudahannya
Jika kau tak bertanya
Pada Tuhan yang memberikan jawapan
Telah dinyatakan tujuan kita diciptakan
Bukan untuk ini semua
Masa depan agama dan nasib yang tak terbela
Semuanya di tangan kita
Pemuda yang semangat jihadnya teguh di hati
Tidak akan gentar dicabar
Tinta emas yang mencatatkan sejarah gemilang
Telah pasti ia kan berulang
Yang perlu hanya kesedaran
Bersama diri yang ada kekuatan
Iman dan kesabaran
Yang mesti diusahakan
Banggalah dengan gayamu
Hidup seorang pejuang
Nyatakan pada dunia
Masa depan untuk Islam, untuk kita
dipetik dr saifulislam.com=)

Saturday, May 2, 2009

Aku dan Masa Laluku

Bismillahirrahmanirrahim.......

Aku dan masa laluku
Masa lalu yang berhantu
Sehingga aku selalu bersedih
tanpa henti tanpa misi tanpa aksi

Kata sahabatku,
" Kenapa liza nak bersedih dgn masa lalu, 1 detik yang berlalu kita dah consider it as semalam, semalam2 sejarah, hari nie kita punya, esok x siapa tahu, jadi setiap detik baru mulakanlah dgn niat dan azam yang baru "

Kata sahabatku lagi,
" liza, learn from the past, don't live with it "

Kata sahabatku lagi,
" sampai bila liza nk harapkn kitorg utk selalu naikkn semangat liza time liza down?? "

Kata sahabatku lagi,
" it's within urself liza, let it go, don't think about it anymore, forget it "

Kata sahabatku lagi,
" Allah paling suka hambaNya apabila dia melakukan kesalahan dia terus bertaubat "

Aku telah banyak kali dengar kata2 itu
Bukan sekali, dua atau tiga
Berkali-kali

Kukatakan padanya aku berhati lembut berjiwa degil
Adakah benar aku begitu?
Ya..dan tidak juga

Kadang-kadang hati ini terasa letih
Letih kerana masih menyimpan perasaan itu
Masih berharap suatu yang palsu
Mengikut hawa nafsu

Namun jauh di sudut hati, aku tahu
Aku tahu apa yang aku mahu
Apa yang aku mahu???

Aku dan masa laluku
Akan teruskah begitu??
Belum mahu lagikah aku biarkan ia berlalu???
Liza, biarkanlah ia berlalu
Itu masa lalumu
Kesat air matamu
Buang angan2 palsumu
Hela nafas baru
Mula langkah baru

Aku dan masa laluku
Aku ingin jauh darimu
Pergi, pergi, jauh kau dariku
Jauh, jauh, usah kembali padaku

p/s: nie post pertamaku y terlalu sentimental...harap maklum=)

Friday, May 1, 2009

Why i WANT to have my OWN BLOG??

Bismillahirrahmanirrahim......

Now most of us have our own blog. It has become a trend. I asked myself, why i chose to write here?am i just following the trend?to impress people?

I still remember how eager was I at the first time creating my own blog. I did burden my friends with my eagerness. They have to teach me how to create a blog and the settings it needed. haha...it was funny...because i did screw up my 1st blog n act this is the 2nd one.....(if u notice, lar~)

I started blogging since March 09...still new....
Act....I don't like writing....I prefer talking.....I'm very talkative....need to reduce it...hehe~
But, I love reading others' blogs. Kind of addicted to some blog right now. Then, i decided to have one of my own. Just a simple space where i can post something to remind me, to record my journey in seeking my trueself. It's a kind of personal blog right now and most of the posts are about me and my thoughts and feelings. I'm just sharing here, not yet giving.

This post is actually to remind myself about my niat of having and writing this blog.
Blogging is not just a trend, blogging not just to impress people, blogging not to get popularity,
ask ourself what blogging is for?
It can be more precious and meaningful if we write here for Allah's bless. Sharing something than can bring us closer to Allah. InsyAllah=)

To all bloggers out there, continue sharing because sometime we learn from you...from your experiences, from your sadness and joy, from your success and failure, and life is also about sharing right?Let's share for Allah's sake=)

Wallahu'alam~